Hidup selalu memberikan pelajaran atas setiap peristiwa yang kita jalani. Setiap orang yang kita temui pasti memiliki karakter yang berbeda-beda yang memberikan ciri atas karakter sesuai dengan cerita hidupnya. Pengalaman setiap orang berbeda-beda hal itu yang membuatnya dirinya unik dari yang lainnya.
Tidak menghakimi seseorang baik atau buruk adalah suatu hal yang bijak, karena sesungguhnya setiap orang memiliki kebaikan dan juga keburukkan dengan kadarnya masing-masing. Jika tadinya aku mudah sekali membenci orang karena sikapnya tidak sesuai dengan harapanku. Saat ini aku hanya menjadi pengamat atas setiap karakter yang aku temui dan menyadari mereka dengan apa adanya diri mereka.
Jika ada dari sikap mereka yang tidak aku sukai maka aku jadikan sebagai bahan refleksi agar tidak menjadi seperti mereka. Jika ada kebaikan yang dapat diambil maka dapat dijadikan inspirasi untuk berbuat lebih baik lagi dari apa yang telah mereka lakukan sesuai dengan kemampuan yang aku miliki.
Banyak sekali hal-hal yang menarik yang dapat diperoleh dari setiap perjalanan kita. Jangan pernah menyesali hal yang telah terjadi. Namun fokuslah terhadap hal yang ingin kita ubah menjadi jauh lebih baik dan bermakna. Hidup ini terlalu indah untuk disia-siakan.
Berbagi hal yang kita miliki merupakan hal yang dapat memberikan efek kebahagiaan dan membuat hidup menjadi lebih berwarna. Tuliskanlah kisahmu dan baca kembali, coba lihat perbedaannya dari waktu ke waktu begitu banyak nikmat yang telah diberikan Tuhan untuk kita dapat menjadi berkat buat yang lainnya.
Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua ada hikmah dibalik setiap peristiwa. Hikmah dari skizofrenia yang aku alami adalah lebih mawas diri dalam menjaga tubuh, pikiran, perasaan juga gejolak emosi. Lebih dapat mengontrol diri dan tidak hanyut dalam kondisi yang tidak dapat dikontrol.
Lebih tenang dalam menghadapi setiap peristiwa yang hadir. Lebih empati terhadap permasalahan hidup orang lain, dan hati-hati dalam mengambil tindakan. Menjadi orang yang tidak reaktif dan menjadi orang yang lebih toleran lagi terhadap kehidupan dan pandangan hidup orang lain.
Berdamai dengan diri sendiri apapun kondisi dan situasinya. Tidak terpengaruh untuk membandingkan diri dengan yang lain karena yakin Tuhan telah menentukan segalanya menjadi lebih indah dengan beraneka ragam cerita kehidupan.
Berubah ke arah yang lebih baik dan konsisten dengan perubahan kecil yang memberikan pada peningkatan kualitas kehidupan baik secara mental juga materi. Membantu sesama sesuai kapasitas diri. Tidak berusaha untuk melaksanakan diri diluar kemampuan. Terus berpikir positif dan menjaga perasaan positif terhadap berbagai hal yang dialami.
Menjaga kesehatan mental merupakan kesadaran untuk kita bisa hidup lebih bermakna. Karena ketika mental kita terganggu maka kita akan menjadi beban keluarga dan juga masyarakat. Berapa banyak orang yang terganggu mentalnya, yang seharusnya dapat menambah nilai APBN malah menjadi beban.
Kesadaran itu harus digaungkan agar kita semua melakukan kegiatan preventif yaitu dengan cara lebih menerima apapun yang telah terjadi pada kita. Begitu banyak alasan yang membuat kita stress dan depresi, dari mertua, tetangga yang julid, perekonomian sulit, rekan sejawat dan lainnya.
Apakah kita dapat mengontrol mereka? Tidak. Kita hanya bisa mengontrol diri kita dalam menghadapi mereka. Bagaimana respon kita akan sangat berpengaruh pada kesehatan mental kita. Saya telah membuktikan terganggu mental saya selama ini karena saya mengizinkan mereka mempengaruhi kondisi mental saya.
Itu pelajaran yang sangat penting untuk sama-sama menyadari bahkan kita yang bertanggung jawab terhadap kesehatan mental diri kita sendiri, bukan orang lain. Orang lain punya kehendak bebas dalam mempengaruhi kondisi mental kita dengan berbagai tingkah dan perbuatannya. Tapi kita yang berhak mengizinkan kita terpengaruh atau tidak.
Mengurangi beban negara terhadap bertambah ODGJ merupakan hal baik yang dapat kita lakukan dengan menjaga kesehatan mental diri, pasangan dan anak-anak kita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar